Tidak Pernah Menyenangkan
Beberapa tahun kebelakang, momen pergantian tahun tidak pernah semenyenangkan dulu..
Dulu.. setidaknya, aku rajin sekali membuat tulisan di sebuah kertas dengan segala macam harapan-harapan yang aku ingin capai, melihat kembali tulisan setiap satu bulan sekali berharap ada satu harapan yang bisa terwujud, tapi ternyata sampai tahun berganti harapan itu belum juga berhasil aku beri tanda ceklis.
Mungkin belum saatnya. Pikirku.
Hari berganti bulan, bulan berganti tahun nampaknya aku sudah mulai terbiasa dengan harapan-harapan yang aku gantungkan setinggi langit, menatapnya dengan lekat tanpa berhasil aku raih.
Aku mulai menjadi orang yang bahkan sering merendahkan diriku sendiri, kata-kata “lo gabisa apa-apa” sering melekat dalam pikiran. Hasilnya membandingkan diri dengan orang lain sudah menjadi makananku sehari-hari. Padahal aku tahu, setiap orang punya pencapaiannya masing-masing, setiap orang punya kelebihan yang gak dimiliki sama orang lain, begitupun aku bukan? Tapi sayangnya pikiranku sudah terlalu penuh dengan hal-hal buruk yang aku buat sendiri.
Pergantian tahun itu tidak pernah menyenangkan bagiku..
Sebab setiap tahun berganti, berkurang pula usiaku di dunia yang fana ini. Tapi, bertambah pula angka diusiaku, angka yang sering dijadikan alasan untuk menanyakan hal-hal yang bahkan aku sendiri tidak tahu jawabannya. Muak.
Mungkin, aku terlalu hanyut dalam harapan-harapan yang aku buat sendiri, itu sebabnya ketika tidak terwujud rasanya seperti rendah diri.
Izinkan aku merubah harapanku untuk tahun berikutnya aku harap aku bisa menjadi pribadi yang bisa lebih berdamai dengan keadaan, pribadi yang selalu percaya atas takdir terbaik dari Rabb-Nya. Itu saja.
-SF
Komentar
Posting Komentar