Semalam
Semalam aku mendoakan mu sebagai seorang teman
Setelah hubungan kita yang kandas karena orang ketiga, aku sempat menghabiskan malam-malam dalam tangis, amarah, dan perasaan tidak terima. Aku sempat merasa tidak berharga sebab kamu tinggalkan begitu saja. Ucapan orang-orang disekitarku ternyata benar, waktu dan semesta punya cara sendiri untuk menyembuhkan segalanya.
Hingga aku akhirnya sampai pada masa menerima dan memaafkan diriku, dirimu, dan dirinya atas hal-hal yang tidak mampu kita ubah.
Tanpa sengaja namamu muncul dalam notifikasi pesan ku beberapa hari lalu sama seperti dulu kamu kembali muncul secara tiba-tiba. Rupanya dari pesan yang sebenarnya sudah tidak aku harapkan lagi kala itu, kamu sedang merasakan rasa yang mungkin tidak sanggup untuk kamu pendam sendiri. Kamu bilang rasanya mungkin sama seperti saat aku kehilangan mu, namun dengan cara yang dikemas berbeda.
Akhirnya aku mampu mengetahui kabar mu tanpa harus mencari tahu terlebih dahulu.
Semalam, aku mendoakan kamu sebagai seorang teman. Meminta pada yang maha kuasa agar kamu tidak terlalu merasa sedih, tidak di luputi penyesalan, tidak mengutuki keadaan, dan mampu untuk bangkit menjalani kehidupan dan menata lagi harapan-harapan yang sudah jauh-jauh hari kau impikan .
Segala yang berlabel 'gagal' dan 'patah' Memang tidak pernah mudah, maka dari itu semoga kamu lebih kuat lebih sabar dan sesegera mungkin menjelma menjadi sosok yang mengagumkan.
Semoga pada akhirnya kamu bisa mencapai apa saja yang kamu impikan..
Terimakasih atas yang telah terjadi, aku bersyukur pernah mengenal mu dan pernah saling melengkapi.
17:27🌹

Komentar
Posting Komentar