Kemungkinan-kemungkinan yang selalu di pertanyakan
Hari ini aku terlalu banyak berpikir tentang hidup yang akan aku jalani nanti. Setahun, atau mungkin sepuluh tahun kedepan. Dengan siapa aku akan menjalani kehidupanku? orang yang aku cintai? atau mungkin orang yang diam-diam mencintaiku, diam-diam memintaku pada-Nya agar membersamai dia dalam suka maupun duka. Tapi, apakah ada? atau ini hanya khayalanku semata? Entahlah. Akhir-akhir ini aku merasa tidak ada yang mencintaiku selain diriku sendiri, tentu itu hanya pikiran buruk yang tiba-tiba saja menghantui.
Setiap hari aku memandang iri teman-temanku yang kulihat sangat berbahagia, ada yang akhirnya menikah dengan kekasihnya ada pula yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan, belum lagi teman-temanku yang sudah memiliki seorang anak yang lucu hasil dari buah cinta mereka..
Mengapa aku tidak seberuntung mereka? pikirku. Dalam heningnya malam aku banyak bertanya pada Tuhan, mengapa kehidupanku begitu sulit? aku tidak pernah unggul dalam hal apapun. Ekonomi ku pas-pasan, kisah cintaku juga hancur berantakan, salahku memang memulai hubungan yang sudah tau di haramkan. Sempat aku marah, menangisi kehidupan yang aku anggap menyebalkan ini dimana tidak ada sedikitpun celah untuk aku berbahagia, untuk aku merasakan bagaimana rasanya menjadi mereka yang selalu mendapatkan apa yang mereka mau tanpa harus bersusah payah terlebih dahulu.
Tapi, aku kembali berpikir untuk apa aku hidup dalam keadaan mendengki, bukankah setiap insan memiliki garis takdirnya masing-masing? Tugasku hanya percaya atas apa yang sudah di takdirkan untukku.Berpikir terlalu keras ternyata semakin membuat aku menjadi sosok yang lemah, membuang-buang waktu berharga untuk sesuatu yang siapapun tidak akan pernah mengetahuinya
Sulit ternyata berpikir positif tentang apa yang sedang kita khawatirkan, setiap hari dipenuhi segala bentuk dan macam ke khawatiran. Takut untuk memulai hari, takut untuk bertemu dengan orang-orang yang akan selalu bertanya "kapan?" rasanya aku ingin sekali bersembunyi di tempat dimana orang-orang dengan segala pertanyaan "kapan?" tidak bisa menemuiku.
Ada banyak harapan yang aku gantungkan dalam hidupku, tapi belum ada satupun yang terwujud, mungkin rasanya lelah sekali setiap hari memandang rentetan tulisan yang sampai saat ini belum juga ada yang aku berikan tanda centang.Tidak apa-apa mungkin aku harus lebih bersabar lagi dan lebih giat dalam berdoa dan berusaha. Jangan pernah lelah dan menyerah yaa!
Mungkin tulisan ini bisa sedikit mewakili perasaan orang-orang yang sedang mengalami halserupa. Mari sama-sama berusaha!!
화이팅!!
Komentar
Posting Komentar